Hasil Championship: Boro Menang Dramatis, Burnley Terpuruk

Hasil Championship pekan ini diwarnai drama tujuh gol ketika Middlesbrough menundukkan Norwich City 4-3 di Riverside Stadium, dengan bek Ashley Phillips tampil sebagai penentu kemenangan di menit-menit akhir. Gol Phillips terasa istimewa karena menjadi gol liga pertama sepanjang kariernya, sekaligus memastikan kemenangan kandang ketiga secara beruntun bagi Middlesbrough. Laga tersebut menjadi salah satu sorotan utama dari rangkaian pertandingan yang berlangsung sengit di berbagai stadion.

Soccer Football – Premier League – Burnley v Manchester City – Turf Moor, Burnley, Britain – April 22, 2026 Manchester City’s Erling Haaland in action with Burnley’s Maxime Esteve Action Images via Reuters/Jason Cairnduff EDITORIAL USE ONLY. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDEO, DATA, FIXTURE LISTS, CLUB/LEAGUE LOGOS OR ‘LIVE’ SERVICES. ONLINE IN-MATCH USE LIMITED TO 120 IMAGES, NO VIDEO EMULATION. NO USE IN BETTING, GAMES OR SINGLE CLUB/LEAGUE/PLAYER PUBLICATIONS. PLEASE CONTACT YOUR ACCOUNT REPRESENTATIVE FOR FURTHER DETAILS..

Di pertandingan lain, Southampton berpesta gol dengan menghancurkan Bristol City 4-1, sementara Swansea City kembali menjejakkan kaki ke zona promosi otomatis setelah menekan Burnley 3-1. Hasil-hasil itu ikut mengubah peta persaingan di papan atas maupun dasar klasemen, terutama karena Burnley yang baru berganti pelatih masih belum mampu meraih kemenangan. Berikut rangkuman lengkapnya.

Middlesbrough Menangi Drama Tujuh Gol

Norwich yang tengah memburu kemenangan ketiga secara beruntun sebenarnya memulai laga dengan sempurna. Baru 50 detik berjalan, striker Mohamed Touré melepaskan tembakan keras yang membawa Norwich unggul lebih dulu. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama, sebab dalam waktu tujuh menit Middlesbrough sudah berbalik memimpin pertandingan.

Sebastian Berhalter menyamakan kedudukan lewat gol pertamanya untuk Middlesbrough, sebelum winger Amario Cozier-Duberry membuat pendukung tuan rumah bersorak lewat penyelesaian yang rapi. Berhalter kemudian menambah gol keduanya pada menit ke-36 dan membuat Middlesbrough semakin menjauh dari kejaran lawan. Keunggulan itu sempat memberi rasa aman bagi tim tuan rumah.

Namun Norwich tidak menyerah begitu saja. Gol Jovon Makama sekitar 20 menit sebelum waktu habis membangkitkan harapan, lalu rekannya sesama pemain pengganti, Jacob Wright, menyamakan kedudukan. Akan tetapi, Phillips muncul di kotak penalti pada momen krusial untuk memberikan pukulan mematikan dan memastikan tiga poin bagi Middlesbrough.

Southampton Pesta Gol, Swansea Kembali ke Zona Promosi

Southampton tampil perkasa di St Mary’s dengan mengalahkan Bristol City 4-1. Cyle Larin menjadi bintang lewat dua golnya yang dicetak di masing-masing babak, memperlihatkan ketajaman lini depan tuan rumah. Gol-gol tambahan dari Kuryu Matsuki dan Finn Azaz di akhir laga memastikan kemenangan telak tersebut, setelah Lorent Tolaj sempat memperkecil ketertinggalan tim tamu.

Catatan kandang Southampton memang layak diperhitungkan. Mereka belum pernah kalah di markas sendiri sejak Januari, dan tren positif itu kembali terbukti pada laga ini. Konsistensi di kandang menjadi modal penting bagi mereka dalam menjaga posisi di papan atas klasemen.

Sementara itu, Swansea kembali ke posisi promosi otomatis setelah menambah penderitaan pelatih baru Burnley, Nicky Hayen. Kemenangan 3-1 tersebut membuat tim asuhan Vitor Matos menyamai poin West Ham di puncak klasemen. Bagi Burnley, kekalahan ini menjadi yang keempat dalam tujuh laga liga dan mereka masih menunggu kemenangan pertama musim ini.

Burnley Makin Terpuruk di Dasar Klasemen

Burnley kini terpuruk di dasar klasemen dan situasinya semakin rumit. Dua gol yang mereka kemasukan di babak pertama sebenarnya bisa dihindari, dan seandainya penyelesaian akhir mereka lebih presisi, setidaknya mereka bisa menyamakan kedudukan. Mantan striker Leicester dan timnas Inggris, Jamie Vardy, masuk dengan sisa 30 menit, dan sembilan menit kemudian bola sudah berada di gawang Swansea, namun gol itu dianulir karena offside.

Hayen menyebut laga kandang melawan Derby akhir pekan nanti sebagai laga wajib menang. “Saya sudah menyebut beberapa pekan lalu bahwa kami harus bertahan sampai jeda internasional, di mana kami akhirnya bisa berlatih dengan benar di lapangan,” ujarnya. Pernyataan itu menunjukkan bahwa ia menyadari betapa mendesaknya situasi yang dihadapi timnya.

“Tetapi bertahan berarti meraih poin dan memenangi pertandingan, dan itu belum cukup kami lakukan. Yang sangat kami butuhkan adalah satu kemenangan untuk menghargai penampilan dan membangun kembali kepercayaan diri. Saya akan terus bekerja seperti biasanya. Saya memperlakukan setiap pertandingan seperti pertandingan terakhir saya, karena itu membuat Anda tetap tajam dan menyuntikkan energi ke dalam skuad, dan besok saya akan mengembalikan energi itu ke dalam kelompok ini,” tambahnya.

Kemenangan Berharga Birmingham, Bolton, Blackburn, dan Stoke

Chris Davies menilai Birmingham City bergerak ke arah yang benar setelah bangkit dan menang 2-1 di markas Derby. Davies melihat para pemainnya bertahan melalui lebih dari 13 menit tambahan waktu untuk mengunci kemenangan liga kedua musim ini. Derby sempat unggul lebih dulu di menit ke-40 lewat Bobby Clark, namun respons Birmingham instan melalui sundulan Carlos Vicente di tiang belakang memanfaatkan umpan silang Liam Millar. Mereka menambah gol lagi pada menit ke-64 ketika Paik Seung-ho menyundul bola dari sepak pojok, gol pertamanya sejak Desember.

“Kami tampil sebagai tim yang benar-benar berbeda dibandingkan musim lalu, bukan hanya dari segi gaya tetapi juga kekuatan dan kekuatan mental. Pahit memang mengatakannya, tapi musim lalu kami akan kalah di laga itu,” kata Davies.

Di tempat lain, Steven Schumacher memuji penampilan “luar biasa” kiper Bolton, Gavin Bazunu, setelah kemenangan 1-0 atas Cardiff. Pemain pengganti Thierry Gale mencetak gol kemenangan di menit akhir untuk memberi Bolton kemenangan kedua sejak kembali ke Championship sebagai juara playoff League One musim lalu. Bazunu mencatatkan 10 penyelamatan, termasuk penyelamatan menakjubkan di babak kedua untuk menggagalkan sundulan jarak dekat Yousef Salech.

Dua gol Dapo Afolayan membantu Blackburn meraih kemenangan penting 3-1 atas Millwall di Ewood Park yang tengah dilanda ketidakpuasan. Laga bahkan belum dimulai saat nyanyian “Venky’s out” pertama terdengar, tetapi Afolayan — yang berulang tahun ke-29 pada Jumat — memberi pendukung tuan rumah sesuatu untuk dirayakan lewat sontekan improvisasi cerdik pada menit ke-41. Meski penalti Lydon Dykes menyamakan kedudukan enam menit setelah jeda, tendangan keras Afolayan sekitar menit ke-60 mengembalikan keunggulan. Blackburn mengelola laga dengan baik di fase akhir dan pemain pengganti Andri Gudjohnsen memastikan kemenangan lewat gol serangan balik di masa tambahan waktu, sekaligus mengakhiri empat laga tanpa kemenangan.

Jack McGlynn menjadi arsitek kemenangan tandang pertama Stoke sejak Januari dengan hasil pantas 2-1 di markas Watford. Hasil imbang 1-1 di Cardiff pada pertengahan pekan mengakhiri rentetan sembilan kekalahan tandang beruntun, dan Stoke tampil layak meraih kemenangan pertama dalam 11 laga tandang tersebut, sekaligus kemenangan ketiga dalam empat pertandingan liga. McGlynn membuka skor di penghujung babak pertama, sebelum Eric Bocat menggandakan keunggulan 13 menit setelah jeda. Balasan Amin Nabizada datang terlambat bagi Watford.

Pelatih Watford, Alessio Dionisi, menyebut para pemainnya kelelahan. “Para pemain saya lelah: itu normal ketika Anda bermain setiap tiga hari selama 10 pertandingan, dan kami adalah tim yang bagus ketika semua pemain tersedia, tetapi saya tahu situasi kami. Jika kami tetap bersama dan percaya pada masa depan, saya yakin masa depan akan lebih baik,” ujarnya.

Hasil Lain di Championship dan Peta Persaingan

West Bromwich Albion harus puas berbagi poin setelah bangkit menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melawan QPR di The Hawthorns. QPR memimpin lewat gol bunuh diri Chris Mepham pada menit ke-38 yang terjadi sepenuhnya di luar jalannya permainan. Keunggulan itu hanya bertahan tiga menit karena Callum Styles menyamakan kedudukan, memperpanjang rekor tak terkalahkan West Brom di kandang menjadi 11 laga, sementara Rangers belum pernah kalah di laga tandang musim ini.

Freddie Draper masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol kemenangan di akhir laga saat Lincoln menang susah payah 1-0 di markas Preston. Draper menyundul bola memanfaatkan lemparan jauh Andrei Coubis pada menit ke-81. Lincoln kini tak terkalahkan dalam empat laga liga terakhir, sementara awal buruk Preston berlanjut dengan hanya mengumpulkan tiga poin dari 21 poin yang tersedia.

Pelatih kepala bersama Lincoln, Tom Shaw, memuji timnya karena berhasil menyempurnakan “sisi buruk sepak bola yang sesungguhnya”. “Kami sangat bangga dengan cara kami bermain. Kami merekrut, membina, dan mengembangkan sekumpulan pemain yang memiliki karakter luar biasa. Kami bangga dengan hal-hal buruk dan jelek itu,” katanya. Sementara itu, Charlton mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang musim ini setelah bermain imbang 0-0 melawan Portsmouth. Laga itu mungkin minim gol, tetapi tidak kehilangan hiburan, terutama di babak kedua yang berjalan terbuka.

Apa Arti Hasil Ini bagi Persaingan Championship?

Persaingan di papan atas Championship semakin ketat. Swansea yang menyamai poin West Ham di puncak menunjukkan bahwa perebutan tiket promosi otomatis akan berlangsung sengit, terlebih Southampton yang tampil solid di kandang sejak Januari turut menambah tekanan. Kemenangan kandang beruntun Middlesbrough juga mengukuhkan mereka sebagai tim yang sulit dikalahkan di markas sendiri.

Di sisi lain, tekanan terbesar justru menimpa Burnley. Menempati dasar klasemen tanpa satu pun kemenangan jelas menjadi situasi yang mengkhawatirkan bagi Hayen yang baru menangani tim. Pernyataan Hayen bahwa laga melawan Derby adalah laga wajib menang menunjukkan bahwa waktu untuk berbenah semakin sempit, dan hasil buruk berikutnya bisa memperbesar tekanan yang sudah ada.

Bagi tim-tim lain, hasil pekan ini memberi gambaran bahwa konsistensi menjadi kunci. Blackburn yang mengakhiri empat laga tanpa kemenangan, Stoke yang memutus tren buruk di laga tandang, dan Lincoln yang menjaga momentum, semuanya membuktikan bahwa siapa pun bisa mengubah nasib dengan satu hasil positif.

Menariknya, beberapa tim justru tampil lebih baik ketika menghadapi tekanan. Birmingham yang bangkit di markas Derby dan Stoke yang menang jauh dari kandang memperlihatkan bahwa kekuatan mental sama pentingnya dengan kualitas teknik. Hal ini menjelaskan mengapa perbedaan di klasemen Championship sering kali hanya ditentukan oleh detail kecil.

Penutup

Rangkaian hasil Championship pekan ini menampilkan drama, kejutan, dan perubahan posisi yang signifikan. Middlesbrough merayakan kemenangan dramatis berkat gol langka seorang bek, Southampton dan Swansea memantapkan posisi di papan atas, sementara Burnley justru semakin terpuruk di dasar klasemen. Di sisi lain, kemenangan Birmingham, Bolton, Blackburn, Stoke, dan Lincoln menunjukkan bahwa persaingan di divisi ini tetap terbuka bagi siapa saja yang mampu menjaga konsistensi.

Dengan jeda internasional yang semakin dekat, sejumlah tim berharap bisa memanfaatkan waktu untuk membenahi performa dan menyusun strategi. Bagi Burnley, satu kemenangan bisa menjadi titik balik yang mereka butuhkan, sementara bagi tim-tim papan atas, menjaga momentum akan menentukan siapa yang berhak bersaing di jalur promosi hingga akhir musim.